Analisis yuridis terhadap kewajiban orang tua dalam mencegah perkawinan anak perspektif pasai 26 ayat (1) huruf c Undang-Undang no. 35 tahun 2014

Anindhita, Ratih (2026) Analisis yuridis terhadap kewajiban orang tua dalam mencegah perkawinan anak perspektif pasai 26 ayat (1) huruf c Undang-Undang no. 35 tahun 2014. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Merdeka Pasuruan.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (251kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (201kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (968kB)

Abstract

Perkawinan anak merupakan salah satu permasalahan yang berkaitan dengan perlindungan dan pemenuhan hak anak di Indonesia. Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 secara tegas mengatur bahwa orang tua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak sebagaimana diatur dalam Pasal 26 ayat (1) huruf c. Ketentuan terscbut menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan terhadap anak melalui pengasuhan, pendidikan, pembinaan, pengawasan, dan pemenuhan hak-hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kewajiban orang tua dalam mencegah perkawinan anak berdasarkan perspektif Pasal 26 ayat (1) huruf ¢ Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 serta mengetahui tujuan hukum yang dicapai melalui pengaturan kewajiban tersebut. . Metode penclitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perlindungan anak dan perkawinan, bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal, dan penelitian terdahulu, serta bahan hukum tersier yang mendukung penelitian. Analisis bahan hukum dilakukan melalui interpretasi hukum, konstruksi dan deduksi untuk memperoleh pemahaman mengenai kewajiban orang tua dalam mencegah perkawinan anak serta kaitannya dengan perlindungan hukum terhadap anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewajiban orang tua berdasarkan Pasal 26 ayat (1) huruf ¢ Undang-Undang No. 35 Tahun 2014 tidak hanya dimaknai sebagai larangan untuk menikahkan anak pada usia dini, tetapi juga mencakup tanggung jawab aktif dalam memberikan pengasuhan, pendidikan, pembinaan karakter, pengawasan, perlindungan, serta pemenuhan hak-hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Pengaturan tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan hukum dan menjamin terpenuhinya hak anak serta mewujudkan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan hukum. Pencegahan perkawinan anak diharapkan dapat menghindarkan anak dari berbagai dampak negatif scperti putus sckolah, gangguan kesehatan reproduksi, kekerasan dalam rumah tangga, kemiskinan, dan hilangnya kesempatan untuk berkembang, schingga dapat mewujudkan generasi yang schat, berpendidikan, berkualitas, dan terlindungi hak-haknya sesuai dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Kewajiban Orang Tua, Perkawinan Anak, Perlindungan Anak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > School of Law
Depositing User: Perpustakaan Unmer Pasuruan
Date Deposited: 29 Oct 2026 01:36
Last Modified: 29 Oct 2026 01:36
URI: http://repository.unmerpas.ac.id/id/eprint/1054

Actions (login required)

View Item View Item