Rahman, Muhammad Hanip Maulana (2024) Analisis yuridis asas pengayoman dalam menciptakan keamanan di Lembaga Pemasyarakatan. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Merdeka Pasuruan.
![]() |
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
![]() |
Text
BAB-I.pdf Download (156kB) |
![]() |
Text
BAB-II.pdf Restricted to Repository staff only Download (212kB) |
![]() |
Text
BAB-III.pdf Restricted to Repository staff only Download (74kB) |
![]() |
Text
BAB-IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (204kB) |
![]() |
Text
BAB-V.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
![]() |
Text
DAFTAR-PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (134kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penjatuhan sanksi dan/atau hukuman terjadi melalui sistem peradilan pidana yang diatur dengan undang-undang. Pemidanaan adalah penjatuhan suatu tindak pidana sebagai bentuk upaya hukum berdasarkan undang-undang untuk menjatuhkan sanksi atau hukuman melalui sistem peradilan pidana. Pelaku tindak pidana yang dinyatakan bersalah oleh hakim melalui sidang di pengadilan akan dibina dan diberikan pembinaan di sebuah Lembaga Pemasyarakatan. ketentuan Pasal 3 huruf a UU No. 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan mengatur bahwa sistem pemasyarakatan diatur berdasarkan asas pengayoman. Asas pengayoman disini dimaksudkan dan/atau berfungsi memberikan perlindungan untuk menciptakan ketentraman dan keamanan bagi warga binaan di Lapas dan masyarakat luas. Pengayoman di sebuah Lapas adalah hal mutlak harus dilaksanakan dan dijalankan serta diterapkan, tujuannya adalah keamanan dan ketertiban. Berdasarkan uraian di atas, dapat diambil suatu rumusan masalah yaitu bagaimanakah penerapan dan kendala apa saja yang diperoleh dari penerapan Pasal 3 huruf a UU No. 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan dan kendala apa saja yang diperoleh dari penerapan Pasal 3 huruf a UU No. 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian yuridis normatif. Penelitian hukum normatif adalah proses menemukan kaidah-kaidah hukum, asasasas hukum untuk menjawab isu hukum yang sedang dibahas. Penulis menggunakan bahan pustaka sebagai data utama untuk menganalisis peraturan perundang-undangan serta buku-buku dan literatur terkait, dan tidak melaksanakan penelitian lapangan. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa penerapan asas pengayoman menurut Pasal 3 huruf a UU No. 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan telah diterapkan dengan baik hampir di seluruh Lapas di Indonesia, dibuktikan dengan adanya peraturan-peraturan baik itu berupa Undang-Undang, Peraturan Pemerintah, Peratuan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta peraturan terkait lainnya yang memberikan standard operating procedure (SOP) yang ketat dan telah ditetapkan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. Sedangkan kendala yang dihadapi dalam penerapan asas pengayoman dapat disebabkan oleh berbagai faktor baik itu dari narapidana/warga binaannya atau disebabkan karena petugas Lapasnya. Dari sisi narapidananya yaitu narapidana yang memiliki SDM yang rendah, tidak mengikuti dan tidak patuh pada program pembinaan yang diadakan, dan adanya rasa putus asa dalam diri narapidana/warga binaan tersebut. Di sisi lain yaitu fasilitas yang tidak memadai juga menjadi faktor penghambat diterapkannya asas pengayoman di Lapas.
Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | penerapan, asas pengayoman, lembaga pemasyarakatan |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > School of Law |
Depositing User: | Perpustakaan Unmer Pasuruan |
Date Deposited: | 07 Mar 2025 03:02 |
Last Modified: | 07 Mar 2025 03:02 |
URI: | http://repository.unmerpas.ac.id/id/eprint/771 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |