Analisa yuridis terkait legalitas becak motor sebagai alat transportasi

Yustitia, Erik Adi Gumelar (2025) Analisa yuridis terkait legalitas becak motor sebagai alat transportasi. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Merdeka Pasuruan.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB-I.pdf

Download (270kB)
[img] Text
BAB-II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (453kB)
[img] Text
BAB-III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (169kB)
[img] Text
BAB-IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (322kB)
[img] Text
BAB-V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (68kB)
[img] Text
DAFTAR-PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (205kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Becak motor (bentor) merupakan alat transportasi yang termodifikasi dari kendaraan tradisional bertenaga manusia menjadi kendaraan bertenaga mesin, hingga saat ini belum ada klasifikasi yang jelas terhadap keberadaan bentor sebagai kendaraan bermotor atau kendaraan tidak bermotor menurut Pasal 47 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sehingga menyebabkan berbagai implikasi hukum bagi pengguna dan pengemudi bentor dalam kelegalitasan sebagai alat transportasi. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bentor terhadap kinerja lalu lintas. Selain itu, diperlukan analisis mendalam tentang pengemudi becak bermotor, izin mengemudi, kelaikan, keamanan, kenyamanan, standar mutu, dan keselamatan berkendara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui dan menjelaskan pengaturan hukum dan legalitas penggunaan becak motor sebagai alat transportasi berdasarkan UULLAJ. Penulis menggunakan penelitian hukum normatif yang merupakan suatu kajian terhadap asas-asas, konsep-konsep, dan aturan-aturan hukum untuk menjawab isu hukum penelitian ini. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Undang-Undang yang dilakukan dengan menelaah Undang-Undang dan regulasi yang bersangkutan dengan isu hukum yang ditangani. Kemudian menggunakan pendekatan konseptual beranjak dari pandangan-pandangan dan doktrin-doktrin yang berkembang di dalam ilmu hukum. Berdasarkan analisa hukum yang digunakan, penulis menggunakan asas kepastian hukum yaitu berupa upaya dan dukungan oleh Pemerintah terhadap legalitas penggunaan bentor sebagai alat transportasi berdasarkan UULLAJ. Pemerintah Daerah harus mendukung penegakan hukum yang dilakukan oleh penegak hukum dengan cara membentuk peraturan-peraturan yang sama sekali tidak bertentangan dengan Undang-Undang yang lebih tinggi tentang izin operasional bentor dengan dalih dipungut restribusi kendaraan umum atau memaksimalkan perkembangan dunia usaha dalam penyediaan sarana transportasi yang lebih efektif dan memadai. Bentor yang telah beroperasi lama tidak memiliki dasar hukum yang jelas dan tidak diatur pula dalam UULLAJ sebagai angkutan atau kendaraan umum. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya merevisi regulasi atau memperjelas ketentuan dalam pasal-pasal UULLAJ terkait bentor. Hal ini penting mengingat bentor merupakan salah satu karakteristik budaya masyarakat Indonesia dan seharusnya diakui sebagai kendaraan bermotor umum atau angkutan umum yang bermanfaat bagi warga negaranya.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Legalitas, Kepastian Hukum dan Bentor
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > School of Law
Depositing User: Perpustakaan Unmer Pasuruan
Date Deposited: 10 Mar 2025 03:30
Last Modified: 10 Mar 2025 03:30
URI: http://repository.unmerpas.ac.id/id/eprint/773

Actions (login required)

View Item View Item