Pertanggungjawaban hukum terhadap ibu yang membuang anak baru lahir

Aviva, Nur (2026) Pertanggungjawaban hukum terhadap ibu yang membuang anak baru lahir. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Merdeka Pasuruan.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (829kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (757kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (487kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (687kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (733kB)

Abstract

Fenomena pembuangan anak yang baru lahir merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang tidak hanya bertentangan dengan norma hukum, tetapi juga melanggar nilai kemanusiaan dan hak asasi anak. Perbuatan tersebut umumnya dilakukan oleh ibu kandung karena berbagai faktor, seperti kehamilan di luar perkawinan, tekanan sosial, faktor ekonomi, serta ketidaksiapan psikologis dalam menjalankan peran sebagai orang tua. Pasal 430 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengatur mengenai pertanggungjawaban pidana terhadap ibu yang membuang atau meninggalkan anak yang baru dilahirkannya karena takut kelahiran tersebut tidak diketahui orang lain. Namun demikian, dalam praktik masih ditemukan permasalahan mengenai batasan unsur pasal tersebut, khususnya terhadap tindakan pembuangan bayi yang dilakukan dengan tujuan agar bayi tidak ditemukan sehingga diperlukan kajian yuridis mengenai pertanggungjawaban hukum pelaku serta tujuan hukum yang dicapai melalui pengaturan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan-undangan (statute Approach ), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan kasus (case approach) . Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Perlindungan Anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang membuang anak yang baru lahir dapat dimintai pertanggungjawaban pidana apabila telah memenuhi seluruh unsur tindak pidana dalam Pasal 430 KUHP Nasional, yaitu pelaku merupakan ibu kandung, perbuatan yang dilakukan tidak lama setelah kelahiran, didorong oleh rasa takut kelahiran diketahui orang lain, serta dilakukan dengan tujuan melepaskan tanggung jawab anak terhadap atau agar anak ditemukan oleh pihak lain, sepanjang tidak terdapat alasan pembenar maupun alasan pemaaf. Penelitian ini juga menemukan bahwa rumusan Pasal 430 KUHP Nasional belum sepenuhnya mengakomodasi perbuatan pembuangan bayi yang dilakukan dengan tujuan agar bayi tidak ditemukan, sehingga diperlukan penyempurnaan pengaturan untuk memberikan perlindungan hukum yang lebih optimal terhadap hak hidup anak.,

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Pertanggungjawaban hukum, Pembuangan anak baru lahir, Ibu kandung.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > School of Law
Depositing User: Perpustakaan Unmer Pasuruan
Date Deposited: 23 Sep 2026 04:11
Last Modified: 23 Sep 2026 04:11
URI: http://repository.unmerpas.ac.id/id/eprint/1041

Actions (login required)

View Item View Item