Perlindungan hukum bagi masyarakat akibat kelalaian perusahaan galian C

Iskandar, Eka Farhan (2024) Perlindungan hukum bagi masyarakat akibat kelalaian perusahaan galian C. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Merdeka Pasuruan.

[img] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB-I.pdf

Download (190kB)
[img] Text
BAB-II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (336kB)
[img] Text
BAB-III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (200kB)
[img] Text
BAB-IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (189kB)
[img] Text
BAB-V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[img] Text
DAFTAR-PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (154kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah di bumi, salah satunya adalah mineral atau pertambangan. Agar kekayaan mineral tidak habis begitu saja, pertambangan harus diatur dengan Undang-Undang, sehingga sumber daya mineral atau pertambangan tidak dapat dipisahkan dari Undang-Undang pertambangan itu sendiri dan pengelolaannya perlu dilakukan seoptimal mungkin, efisiensi, transparan, berkelanjutan, dan berwawasan lingkungan serta berkeadilan agar memperoleh Pada umumnya pengusaha perusahaan penambangan bahan galian C membeli lahan masyarakat sekitar areal sungai yang memiliki potensi pasir dan batu, lahan ini berupa kebun karet dan sawah yang biasanya digarap untuk memenuhi keperluan hidup dalam waktu yang panjang. Tetapi, sekarang tidak bisa lagi memenuhi kebutuhan hidup karena lahan mereka sudah digali dan ditambang untuk mengambil pasir dan batu didalamnya. Dengan demikian, tujuan dalam penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis mengenai perlindungan hukum bagi masyarakat akibat kelalaian perusahaan galian c. Penelitian dalam skripsi ini menerapkan metode yuridis normatif, dengan memanfaatkan data sekunder sebagai data utama ditunjang sumber sekunder berupa bahan hukum utama. Data tersebut mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh dari berbagai sumber bahan hukum kemudian dianalisis dan diambil kesimpulannya secara deduktif. Bentuk perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana lingkungan hidup oleh korporasi di Indonesia pada prinsipnya telah sesuai dengan perundang- undangan yang berlaku di atas yakni Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2010 tentang Reklamasi dan Pascatambang, dan berdasarkan hukum islam sebagaimana yang akan dibahas pada pembahasan ini yang akan dirincikan kembali guna mengetahui apakah bentuk perlindungan dari peraturan perundang-undangan tersebut hanya pemulihan lingkungan atau hanya kompensasi. Sedangkan secara perdata melalui unsur-unsur pada Pasal 1365 KUHPerdata tentang Perbuatan Melawan Hukum, sebagai sanksinya berupa ganti rugi.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Hukum, Perusahaan Galian C, Kelalaian
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > School of Law
Depositing User: Perpustakaan Unmer Pasuruan
Date Deposited: 27 Feb 2025 03:38
Last Modified: 28 Feb 2025 01:48
URI: http://repository.unmerpas.ac.id/id/eprint/763

Actions (login required)

View Item View Item