Saqofi, M. Mundzir Ishaq (2024) Perlindungan hukum bagi pasien rawat inap yang memerlukan tindak operasi di Rumah Sakit untuk mendapatkan hak layanan kesehatan yang bermutu. Undergraduate (S1) thesis, Universitas Merdeka Pasuruan.
![]() |
Text
COVER.pdf Download (661kB) |
![]() |
Text
BAB-I.pdf Download (192kB) |
![]() |
Text
BAB-II.pdf Restricted to Repository staff only Download (303kB) |
![]() |
Text
BAB-III.pdf Restricted to Repository staff only Download (157kB) |
![]() |
Text
BAB-IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (245kB) |
![]() |
Text
BAB-V.pdf Restricted to Repository staff only Download (65kB) |
![]() |
Text
DAFTAR-PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (153kB) |
![]() |
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan hidup yang sangat penting dalam menunjang aktifitas sehari-hari. Manusia melakukan upaya apapun untuk mewujudkan hidup yang sehat. Jasa pelayanan kesehatan memiliki sifat yang khusus sehingga jenis jasa pelayanan kesehatan ini berperan penting dalam fungsi sosial yang tetap harus diutamakan, mengingat pelayanan kesehatan sangat erat kaitannya dengan rasa kemanusiaan yang jelas dijamin oleh undang-undang, karena itu setiap warga negara berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dan memadai. Dengan demikian tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui tentang (1) Perlindungan hukum bagi pasien rawat inap yang memerlukan tindak operasi di rumah sakit untuk mendapatkan hak layanan kesehatan yang bermutu; dan (2) Akibat hukum bagi rumah sakit yang tidak memberikan pelayanan terhadap hak pasien. Dalam penyusunan skripsi ini, digunakan metode yuridis-normatif dengan jenis data sekunder sebagai sumber bahan hukum. Sumber-sumber yang utama dalam penelitian ini melibatkan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh dari sumber-sumber hukum kemudian dianalisis dan ditarik kesimpulan secara kualitatif. Berdasarkan analisis yang dilakukan maka penulis dapat menyimpulkan bahwa (1) Untuk mewujudkan perlindungan hukum terhadap hak pasien di rumah sakit, penting bagi baik pasien maupun petugas kesehatan untuk menyadari bahwa perlindungan tersebut merupakan kepentingan bersama. Adanya kesadaran ini menciptakan kenyamanan bagi pasien, sekaligus memberikan rasa aman bagi petugas kesehatan, sehingga mereka terhindar dari potensi ancaman hukum. (2) Setiap tindakan pelanggaran dalam konteks pelayanan kesehatan, terutama yang dilakukan oleh rumah sakit, pasti akan berhadapan dengan sanksi. Sanksi ini diberlakukan sebagai bentuk penegakan aturan dan standar pelayanan kesehatan yang harus dipatuhi oleh setiap lembaga medis. Dalam hal memberikan pelayanan terhadap pasien, rumah sakit memiliki kewajiban etis dan hukum untuk menyediakan perawatan yang optimal. Sanksi yang diberikan kepada rumah sakit yang melanggar kewajibannya adalah berupa sanksi administratif yang terdiri dari sanksi administratif ringan, sanksi administratif sedang, dan sanksi administratif berat.
Item Type: | Thesis (Undergraduate (S1)) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Kesehatan, Pasien, Perlindungan Hukum |
Subjects: | K Law > K Law (General) |
Divisions: | Fakultas Hukum > School of Law |
Depositing User: | Perpustakaan Unmer Pasuruan |
Date Deposited: | 25 Feb 2025 03:21 |
Last Modified: | 25 Feb 2025 03:21 |
URI: | http://repository.unmerpas.ac.id/id/eprint/762 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |